MAHAKARYA#4 “Dumadining Candi Prambanan”




Kisah klasik tentang candi prambanan dan candi sewu sudah bukan menjadi hal baru untuk didengar. Kisah yang susdah melegenda hingga penjuru dunia ini di adaptasi menjadi sebuah pentas pagelaran sendratari yang dilakukan oleh para mahasiswa/I di Univeristas PGRI Semarang yang tergabung dalam unit kegiatan mahasiswa yag dikenal dengan sebutan  Sangkatama 

Dalam sebuah agenda rutin tahunan yang disebut dengan MAHAKARYA. Mahakarya sendiri sudah mencapai tahun ke 4 dalam pelaksanaanya, Mahakarya#4 kali ini mengambil judul “Dumadining Candi Prambanan. Bandung jatuh cinta kepada seorang putri dari kerajaan Baka yaitu Jonggrang. Tentu saja kisah nya tidak semudah itu untuk mendapatkan seorang Jonggrang. Jonggrang yang sudah terlalu dendam kepada Bandung Bandawasa karena membunuh sang ayahanda yakni Prabu Baka. 



Pagelaran ini sutradarai oleh Nisa Ul Mufidha dan penulis skrip ditulih oleh Cahyaning Jagad Bilowo Jati serta tak lupa juga penggarap iringan gamelan yang dilakukan oleh Raden Tumenggung Suradji Projo Dipuro. Tak lupa juga pastinya pagelaran ini dilakukan oleh talent-talent yang luar biasa dari UKM Sangkatama yang diantaranya yaitu Prasena Arisyanto (Pembina UKM Sangkatama), Anggara Maqbula, Alya Nabila Fatin, Slamet Riyanto, Zullafa Ery P, Popy Nurul A, Bella Fania KD, Anggalih P, Alfina Aryani, Ismi Dwi S, Mirna Sandra S, Septina Ayu R, Linggar WU, Amalia Saputri S, Annisa L, Rahmadabi, Metta Septya Kurnuasih, Denia Dwi D,  Degi Rindia Y, Astri Kusuma W, Trisno Varida, Danu Handrian F, M Ijal Faza., dan tim inti karawitan.

Pementasan besar ini dihadiri kurang lebih ada 300 orang yang terdiri dari mahasiswa UPGRIS dan juga dari luar UPGRIS. Selain mahasiswa pagelaran ini juga di tonton oleh dosen dari UPGRIS serta tamu undangan terhormat lainnya. Pagelaran ini berlangsung selama 2 jam yang berlangsung dengan sangat baik dan sukses. Akhir kisah cinta Bandung Bandawasa dan Roro Jonggrang yang sangat epic dan ciamik membekas dihati para penonton. 





Komentar